Deep fryer adalah salah satu peralatan paling sibuk di dapur restoran, kafe, hingga gerobak kaki lima. Mesin yang tepat memastikan gorengan matang merata, warnanya golden brown yang konsisten, dan proses produksi tidak macet di jam ramai. Artikel ini membahas cara memilih gas deep fryer yang sesuai dengan jenis menu dan volume penjualan Anda.
Ada banyak tipe deep fryer gas, dari model kompak untuk menu sampingan hingga stasiun penggorengan besar untuk produksi massal. Memahami perbedaannya akan membantu Anda menghindari salah beli.
Jenis Gas Deep Fryer dan Kegunaannya
Deep Fryer Meja (Tabletop)
Model meja berukuran kompak dan cocok untuk menu sampingan di kedai minuman, kafe teras, atau gerobak. Contohnya seri GF-71 dan GF-73 GETRA yang praktis untuk sosis goreng, risol, dan gorengan kaki lima.
Deep Fryer Berdiri (Floor Standing)
Untuk dapur yang menggoreng dalam volume besar sepanjang hari, model berdiri dengan tangki besar seperti seri MP (GF-17MP hingga GF-60MP) memberikan kapasitas dan kestabilan yang lebih baik. Model ini banyak dipakai restoran masakan Asia, kantin, dan pabrik makanan beku.
Oil-Water Deep Fryer
Kendala terbesar menggoreng ayam tepung dan seafood adalah ampas yang mengendap, gosong, lalu merusak minyak. Deep fryer oil-water seperti GF-380YS memisahkan ampas dari minyak menggunakan lapisan air di dasar tangki, sehingga minyak tetap bersih lebih lama.
Pressure Fryer
Restoran ayam krispi waralaba umumnya menggoreng dalam tekanan, bukan wajan terbuka. Pressure fryer seperti GF-20-FS dan MDXZ-25C menghasilkan ayam yang lebih juicy dan matang lebih cepat dengan minyak yang lebih sedikit.
Donut Fryer
Untuk donat, churros, dan corn dog, dibutuhkan permukaan minyak yang luas dan dangkal. Donut fryer seperti GFDN-150 dirancang khusus agar adonan tidak tenggelam dan matang merata.
Faktor Penting Saat Memilih Gas Deep Fryer
1. Sesuaikan Kapasitas Tangki dengan Volume
Kapasitas tangki menentukan berapa banyak gorengan yang bisa diproses sekaligus. Menu ringan seperti kentang goreng membutuhkan volume tinggi, sementara ayam utuh butuh ruang perendaman yang lebih leluasa. Pilih kapasitas berdasarkan menu utama dan estimasi porsi per jam.
2. Perhatikan Kontrol Suhu (Termostat)
Kontrol suhu yang akurat adalah kunci gorengan yang konsisten. Model dengan termostat otomatis menjaga suhu minyak stabil, sementara model sederhana mengandalkan pengaturan katup manual. Untuk produksi dengan standar ketat, pilih model dengan kontrol suhu presisi.
3. Cek Material Tangki dan Kemudahan Pembersihan
Tangki stainless steel tahan lama dan mudah dibersihkan. Perhatikan juga adanya saluran pembuangan minyak (drain valve) yang memudahkan penggantian minyak tanpa harus mengangkat tangki.
4. Pertimbangkan Jumlah Tangki
Jika menu Anda memiliki rasa atau jenis gorengan yang berbeda (misalnya donat manis dan ayam goreng asin), mesin dua tangki mencegah kontaminasi rasa dan mempercepat produksi bersamaan.
Rekomendasi Gas Deep Fryer GETRA
Di kategori gas deep fryer MesinDapur.com, GETRA menyediakan berbagai tipe yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan:
- Seri MP: GF-17MP, GF-30MP, GF-40MP, GF-60MP — floor standing untuk dapur restoran dan produksi besar.
- Seri RS: GF-3RS, GF-4RS, GF-5RS — dengan kontrol termostat untuk gorengan konsisten.
- GF-71 / GF-73: tabletop praktis untuk street food dan menu sampingan.
- GF-380YS: oil-water fryer untuk ayam tepung dan seafood.
- GF-20-FS / MDXZ-25C: pressure fryer untuk ayam krispi ala waralaba.



Kesimpulan
Memilih gas deep fryer yang tepat berarti menyesuaikan tipe, kapasitas, kontrol suhu, dan jumlah tangki dengan menu serta volume produksi Anda. Dengan mesin yang sesuai, gorengan lebih konsisten, minyak lebih awet, dan dapur bekerja lebih efisien.
Lihat pilihan lengkap gas deep fryer GETRA dan peralatan masak dapur komersial lainnya di MesinDapur.com.